
Dr. Tan Gie Hooi
Dokter Spesialis Bedah Umum
Sub-spesialis: Bedah Payudara
Dr. Tan Gie Hooi adalah dokter bedah umum dengan sub spesialis bedah payudara yang praktek di Beacon Hospital dan Thomson Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Beacon Hospital
- Alamat
- Jalan 215, Petaling Jaya, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Kamis | 08:00 - 11:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
|---|---|
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 14:00 - 17:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1997, University Of Malaya, MBBS (Malaysia)
- 2011, University Of Malaya, M.SURG (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Tan Gie Hooi?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Tan Gie Hooi. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Tan Gie Hooi?
Beacon Hospital: Kamis jam 08:00 - 11:00, Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00; Thomson Hospital: Senin s.d. Kamis jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Jumat jam 14:00 - 17:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Tan Gie Hooi?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Tan Gie Hooi bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






