
Dr. Suziah Mokhtar
Dokter Spesialis Bedah Umum
Sub-spesialis: Bedah Payudara
Dr. Suziah Mokhtar adalah dokter bedah umum dengan sub spesialis bedah payudara yang praktek di Sunway Medical Centre Velocity.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia & Inggris.
- Praktek di
- Sunway Medical Centre Velocity
- Alamat
- Pusat Perubatan Sunway Velocity, Lingkaran SV, Sunway Velocity, 55100 Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 17:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1998, University Of Nottingham, MBBS (United Kingdom)
- 2007, Universiti Kebangsaan Malaysia, Master Of Surgery (General Surgery) (Malaysia)
- 2013, Ministry Of Health Malaysia, Breast & Endocrine Surgery Subspecialty Fellowship (Malaysia)
Review pasien
Sudah selesai konsul, cuma cek usg payudara dan mammo hasilnya oke
Terima kasih dok
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Suziah Mokhtar?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Suziah Mokhtar. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Suziah Mokhtar?
Sunway Medical Centre Velocity: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 17:00, Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Suziah Mokhtar?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Suziah Mokhtar bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






