
Dr. Rosnawati Yahya
Dokter Spesialis Internis
Sub-spesialis: Ginjal (Nefrologi)
Dr. Rosnawati Yahya adalah dokter internis dengan sub spesialis ginjal (nefrologi) yang praktek di Sunway Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Inggris.
- Praktek di
- Sunway Medical Centre
- Alamat
- 5, Jalan Lagoon Selatan, Bandar Sunway, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Glomerular disease
- Chronic Kidney Disease (CKD)
- Systemic Lupus Erythematosus (SLE)
- Haemodialysis
- Kidney Transplantation
Pendidikan
- 1991, Universiti Of Andrews, B SC (United Kingdom)
- 1994, Universiti Of Manchester, MBCH B (United Kingdom)
- 1997, Royal College Of Physicians, MRCP (United Kingdom)
- 2003, Minintry Oh Health, Malaysia Society Of Nephrology (Malaysia)
- 2007, Royal College Of Physicians, FRCP (United Kingdom)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Rosnawati Yahya?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Rosnawati Yahya. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Rosnawati Yahya?
Sunway Medical Centre: Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Rosnawati Yahya?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Rosnawati Yahya bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






