
Dr. Nirmala Devi Baskaran
Dokter Spesialis Internis
Sub-spesialis: Ginjal (Nefrologi)
Dr. Nirmala Devi Baskaran adalah dokter internis dengan sub spesialis ginjal (nefrologi) yang praktek di Gleneagles Kuala Lumpur.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Inggris.
- Praktek di
- Gleneagles Kuala Lumpur
- Alamat
- 282 & 286 Jalan Ampang, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 |
| Kamis | 09:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 17:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- 1998, Universiti Sains Malaysia, M.D (Malaysia)
- 2004, Royal College Of Physicians, MRCP (United Kingdom)
- 2005, University Of Malaya, M.MED (Malaysia)
- 2009, Malaysian Socielty Of Nephrology, Nephrology Fellowship (Malaysia)
Pendidikan
- Belum ada info.
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Nirmala Devi Baskaran?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Nirmala Devi Baskaran. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Nirmala Devi Baskaran?
Gleneagles Kuala Lumpur: Senin s.d. Selasa, Kamis s.d. Jumat jam 09:00 - 17:00, Rabu, Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Nirmala Devi Baskaran?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Nirmala Devi Baskaran bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






