
Dr. Azura Rozila Ahmad
Dokter Spesialis Onkologi
Dr. Azura Rozila Ahmad adalah dokter onkologi yang praktek di Beacon Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Irlandia & Inggris.
- Praktek di
- Beacon Hospital
- Alamat
- Jalan 215, Petaling Jaya, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Indonesia, Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Sabtu | 08:30 - 12:30 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1998, The National University Of Ireland, M.B., B.CH., B.A.O (Irlandia)
- 2001, Royal College Of Physicians Of The United Kingdom, Membership Of The Royal College Of Physicians (Inggris)
- 2009, Post Graduate Medical Education And Training Board, Certificate Of Completion Of Training (Inggris)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Azura Rozila Ahmad?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Azura Rozila Ahmad. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Azura Rozila Ahmad?
Beacon Hospital: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00, Sabtu jam 08:30 - 12:30.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Azura Rozila Ahmad?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Azura Rozila Ahmad bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






