Blog / Dokter Malaysia
Penyebab Saraf Kejepit

Ringkasan
Setiap orang berpotensi untuk mengalami saraf kejepit, baik usia muda maupun tua. Apa sajakah penyebabnya?
Tonton video: Penyebab Saraf Kejepit
Mau berobat dgn Dr. Ashraf Sharifuddin, di Regency Specialist Hospital, Johor Bahru? Isi form ini.
Lokasi sakit pada saraf kejepit berbeda-beda, tergantung pada lokasi saraf yang terjepit. Rasa sakit ini biasanya menjalar ke area sekitarnya. Contohnya:
- L5: sakit terasa dari pinggang, turun ke paha, belakang paha, sampai betis.
- Leher: sakit akan terasa dari leher sampai ke bagian tangan.
- Pinggang: sakitnya akan terasa di punggung, paha, betis, dan kaki.
- dll
Saraf kejepit atau saraf terjepit dapat dialami oleh siapa saja, baik yang berusia muda maupun lanjut. Namun, penyebab sakit pada 2 golongan tsb tentu berbeda.
Golongan muda
Untuk anak muda, penyakit ini biasanya berawal dari kecelakaan atau pun ketika mengangkat beban yang (terlalu) berat.
Jika ingin mengangkat beban berat, sebaiknya jangan memaksakan diri. Cari bantuan jika merasa tidak kuat untuk mengangkatnya.
Jika rasa sakit setelah kecelakaan atau mengangkat beban tidak juga menghilang, pasien diharapkan untuk segera berobat ke dokter agar mendapatkan pengobatan yang tepat.
Golongan tua
Faktor usia adalah penyebab utama terjadinya saraf kejepit (slip disc). Hal ini terjadi karena semakin tua umur seseorang, semakin aus atau kering pula kondisi cakram (disc)-nya.
Cakram biasanya akan keluar dari tempat dan menyebabkan tekanan pada saraf di bagian tulang punggung.
Akibatnya, penderita akan merasakan nyeri, kesemutan, dan kesulitan menggenggam atau mengangkat beban.
Untuk mengobati saraf kejepit, biasanya dokter menganjurkan pasien untuk:
- Mengkonsumsi obat-obatan,
- Istirahat yang cukup, dan
- Fisioterapi untuk mengurangi tekanan pada saraf.
Jika gejala yang dirasakan tidak ada perubahan dan bahkan semakin memburuk, dokter mungkin akan menyarankan untuk operasi.
Untuk mendapatkan diagnosis, pasien disarankan berkonsultasi dengan dokter.
Bila berencana untuk berobat ke Malaysia, silakan isi form di sini.
Artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter. Baca disclaimer kami.







