Blog / Dokter Malaysia

Pengobatan Saraf Kejepit Dengan Ablasi Frekuensi Radio

Oleh Dr. Ashraf SharifuddinDitulis

Pengobatan Saraf Kejepit Dengan Ablasi Frekuensi Radio

Ringkasan

Bagaimanakah prosedur radiofrequency ablation dapat mengurangi sakit belakang?

Tonton video: Pengobatan Saraf Kejepit Dengan Ablasi Frekuensi Radio

Mau berobat dgn Dr. Ashraf Sharifuddin, di Regency Specialist Hospital, Johor Bahru? Isi form ini.

Saraf kejepit, atau saraf terjepit, merupakan penyakit yang umum dialami. Sebagian besar pasien berusia lanjut karena sakit ini disebabkan cakram yang aus, kering, atau bergeser.

Salah satu opsi pengobatan adalah ablasi frekuensi radio (radiofrequency ablation).

Pada teknik pengobatan ini, dokter akan memasukkan jarum radiofrequency berdekatan dengan saraf-saraf yang menjadi yang menjadi sumber rasa sakit.

Saat jarum radiofrequency dimasukkan, pasien akan mengalami kebas (numbness) pada saraf tersebut. Sebagai contoh, jika slip disc terjadi di bagian L4-L5 atau L5-S1, setelah jarum dimasukan, kebas akan terjadi di bagian lumbal tersebut.

Sensasi kesemutan menandakan bahwa jarum sudah berada pada saraf yang tepat sehingga rasa sakit punggung bisa berkurang, atau hilang.

Durasi Hasil

Perlu diingat bahwa kemampuan ablasi radiofrekuensi sebagai pengurang rasa sakit ini hanya bersifat sementara.

Jadi, ketika sakit itu datang kembali sekitar 6 bulan atau 1 tahun kemudian, maka prosedur ini bisa dilakukan lagi secara berulang-ulang.

Keunggulan

Menurut Dr. Ashraf Sharifuddin, dokter bedah saraf di RS Regency Johor Bahru, ablasi frekuensi radio memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:

  • Simple. Proses pengerjaannya tidak rumit sehingga dapat diselesaikan dalam waktu yang cukup singkat, yakni sekitar 30 menit hingga 90 menit.
  • Aman. Prosedur ini terbilang minim risiko dan efek samping. Walaupun ada, komplikasinya terbilang ringan dan bersifat sementara, seperti memar, mati rasa, dan nyeri pada lokasi ablasi.
  • Tahan lama. Biasanya bertahan dalam waktu yang lama, yaitu 6 bulan sampai 2 tahun.

Jika Anda mengalami sakit punggung dan sakit leher yang berkepanjangan, segera kunjungi dokter dan dapatkan rujukan dengan dokter ahli.

Dokter akan melakukan anamnesa dan pemeriksaan lanjut untuk mengetahui apakah sakit yang dirasakan merupakan saraf terjepit atau bukan. Jika iya, dokter akan merekomendasikan pengobatan yang sesuai.

Untuk mendapatkan diagnosis, pasien disarankan berkonsultasi dengan dokter.
Bila berencana untuk berobat ke Malaysia, silakan isi form di sini.

Artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter. Baca disclaimer kami.

Rumah sakit dan dokter terkait

Artikel lainnya

Butuh rekomendasi rumah sakit, cek jadwal, atau minta perkiraan biaya?

Kirim pertanyaan Anda lewat WhatsApp. Tim dokter umum MediSata akan membalas dan membantu menyiapkan rencana berobat, tanpa biaya.

Chat WhatsApp

Agar kami bisa langsung membantu, sertakan:

  • Keluhan atau diagnosis pasien
  • Usia pasien
  • Hasil lab, scan, atau surat rujukan (jika ada), cukup difoto
  • Perkiraan tanggal berangkat
  • Kota asal di Indonesia
Chat WhatsApp Kirim pertanyaan