
Dr. Yip Cheng Wan Rosalie
Dokter Spesialis Anak
Sub-spesialis: Jantung Anak
Dr. Yip Cheng Wan Rosalie adalah dokter anak dengan sub spesialis jantung anak yang praktek di Sunway Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Inggris.
- Praktek di
- Sunway Medical Centre
- Alamat
- 5, Jalan Lagoon Selatan, Bandar Sunway, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:30 - 12:30 |
| Selasa | 09:30 - 12:30 |
| Rabu | 14:00 - 16:30 |
| Kamis | 09:30 - 12:30 |
| Jumat | 09:30 - 12:30 |
| Sabtu | 09:30 - 12:30 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Electrocardiography (ECG)
- Pediatric echocardiography
Pendidikan
- 1992, Universiti Malaya, MBBS (UM) (Malaysia)
- 1996, Royal College of Physicians, MRCP(UK) (Inggris)
Review pasien
Anak saya tiba2 demam. Jd saya langsung minta rawat inap. Sekalian cek up semuanya. Tq ya dok atas bantuannya.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Yip Cheng Wan Rosalie?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Yip Cheng Wan Rosalie. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Yip Cheng Wan Rosalie?
Sunway Medical Centre: Senin s.d. Selasa, Kamis s.d. Sabtu jam 09:30 - 12:30, Rabu jam 14:00 - 16:30.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Yip Cheng Wan Rosalie?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Yip Cheng Wan Rosalie bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






