
Dr. Vimalan Ramasundram
Dokter Spesialis Saraf
Dr. Vimalan Ramasundram adalah dokter saraf yang praktek di Gleneagles Kuala Lumpur.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Gleneagles Kuala Lumpur
- Alamat
- 282 & 286 Jalan Ampang, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 15:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 15:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 15:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 15:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 15:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1993, University Of Malaya, MBBS(UM) (Malaysia)
- 2000, University Malaya, MASTER OF INTERNAL MEDICINE (Malaysia)
Review pasien
Kemarin sdh konsultasi dengan Dr Vimalan.
Dr Vimalan Sangat komunikatif dan memotivasi
Sementara diberikan obat dan vitamin khusus. Nanti 3 bulan lagi jika diperlukan consult kembali.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Vimalan Ramasundram?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Vimalan Ramasundram. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Vimalan Ramasundram?
Gleneagles Kuala Lumpur: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 15:00, Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Vimalan Ramasundram?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Vimalan Ramasundram bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






