
Dr. Vijayalakshmi A P S.Krishnapillai
Dokter Spesialis Radiologi
Dr. Vijayalakshmi A P S.Krishnapillai adalah dokter radiologi yang praktek di Gleneagles Kuala Lumpur.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia & Inggris.
- Praktek di
- Gleneagles Kuala Lumpur
- Alamat
- 282 & 286 Jalan Ampang, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1984, Kastura Medical College Manipal, MBBS (IND) (India)
- 1995, Universiti Kebangsaan Malaysia, M.MED (RADIOLOGY) (Malaysia)
- 2006, National University Hospital Singapore, FELLOWSHIP (HON) IN BREAST IMAGING (Singapore)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Vijayalakshmi A P S.Krishnapillai?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Vijayalakshmi A P S.Krishnapillai. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Vijayalakshmi A P S.Krishnapillai?
Gleneagles Kuala Lumpur: Senin s.d. Kamis jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Jumat jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Vijayalakshmi A P S.Krishnapillai?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Vijayalakshmi A P S.Krishnapillai bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.

