
Dr. Thum Chan Ho
Dokter Spesialis Jantung
Dr. Thum Chan Ho adalah dokter jantung yang praktek di Institut Jantung Negara (IJN).
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Inggris.
- Praktek di
- Institut Jantung Negara (IJN)
- Alamat
- 145 Jalan Tun Razak, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
Catatan
- Untuk appointment dengan Dr. Thum Chan Ho di RS Institut Jantung Negara (IJN), harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- General Cardiology & Interventional Cardiology
- Cardiovascular Risk Reduction Clinic
- Adult General Cardiology & Interventional Cardiology
- Preventive Cardiology
Pendidikan
- 2006, International Medical University (IMU), Bachelor Of Medicine & Bachelor Of Surgery MBBS (Malaysia)
- 2014, Royal College Of Physicians, Membership Of The Royal College Of Physicians (MRCP) (Inggirs)
Review pasien
Sudah konsul sesuai jadwal. Dr bilang bisa check up lagi 1 tahun kemudian. Terimakasih
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Thum Chan Ho?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Thum Chan Ho. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Thum Chan Ho?
Institut Jantung Negara (IJN) (dengan perjanjian).
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Thum Chan Ho?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Thum Chan Ho bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.


