
Dr. Tara Mary George
Dokter Spesialis Mata
Dr. Tara Mary George adalah dokter mata yang praktek di Sunway Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Sunway Medical Centre
- Alamat
- 5, Jalan Lagoon Selatan, Bandar Sunway, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 12:00 & 14:00 - 16:00 |
| Selasa | 09:00 - 12:00 & 14:00 - 16:00 |
| Kamis | 09:00 - 12:00 & 14:00 - 16:00 |
| Jumat | 09:00 - 12:00 & 14:00 - 16:00 |
| Sabtu | 09:00 - 12:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Retinal laser
- Photodynamic therapy (PDT)
- Intravitreal injections
- ERG
- Phacoemulsification surgery
- Uveitis management
Pendidikan
- 2001, Universiti Kebangsaan Malaysia, Ophthalmology (Malaysia)
Review pasien
Siang Dr
Saya sdh periksa minggu lalu
Mata sdh membaik tp tetap hrs dikontrol dng obat rutin
Dan masih hrs kontrol di bln Okt
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Tara Mary George?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Tara Mary George. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Tara Mary George?
Sunway Medical Centre: Senin s.d. Selasa, Kamis s.d. Jumat jam 09:00 - 12:00 & 14:00 - 16:00, Sabtu jam 09:00 - 12:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Tara Mary George?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Tara Mary George bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






