
Dr. Tan Su Keng
Dokter Spesialis Gigi
Sub-spesialis: Bedah Mulut
Dr. Tan Su Keng adalah dokter gigi dengan sub spesialis bedah mulut yang praktek di Sunway Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Sunway Medical Centre
- Alamat
- 5, Jalan Lagoon Selatan, Bandar Sunway, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Dentoalveolar/ minor oral surgery
- Pre-prosthetic surgery
- Surgical extraction of wisdom teeth (including coronectomy)
- Removal of other impacted or supernumerary teeth
- Soft and hard tissue biopsies, cyst enucleation, and minor lesion excision
- Dental Implant Surgery (Conventional/ Digital-Guided)
- Treatment of dentoalveolar injuries
- Soft tissue laceration repair
- Management of minor maxillofacial fractures
Pendidikan
- DDS (USM)
- MDS (OralMaxFacSurg) HK
- PhD (HK)
- AM (Mal)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Tan Su Keng?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Tan Su Keng. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Tan Su Keng?
Sunway Medical Centre: Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Tan Su Keng?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Tan Su Keng bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.


