
Dr. Surayne Segaran
Dokter Spesialis Urologi
Dr. Surayne Segaran adalah dokter urologi yang praktek di KPJ Damansara Specialist Hospital 2.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia & Inggris.
- Praktek di
- KPJ Damansara Specialist Hospital 2
- Alamat
- Bukit Lanjan, 60000 Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:00 - 12:00 |
| Selasa | 13:00 - 22:00 |
| Rabu | 08:00 - 12:00 & 13:00 - 17:00 |
| Kamis | 08:00 - 12:00 & 13:00 - 17:00 |
| Jumat | 08:00 - 12:00 |
| Sabtu | 08:00 - 12:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Endourology, Laparoscopic and Robotic surgery
Pendidikan
- 2003, International Medical University, MBBS (Malaysia)
- 2013, Cardiff Univeristy, PGDE (United Kingdom)
- 2015, General Medical Council, CCT (United Kingdom)
- 2015, Royal College Of Surgeons, England, FRCS (UROL) (United Kingdom)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Surayne Segaran?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Surayne Segaran. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Surayne Segaran?
KPJ Damansara Specialist Hospital 2: Senin, Jumat s.d. Sabtu jam 08:00 - 12:00, Selasa jam 13:00 - 22:00, Rabu s.d. Kamis jam 08:00 - 12:00 & 13:00 - 17:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Surayne Segaran?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Surayne Segaran bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






