
Dr. Sim See Khim
Dokter Spesialis Radiologi
Sub-spesialis: Interventional Radiology
Dr. Sim See Khim adalah dokter radiologi dengan sub spesialis interventional radiology yang praktek di Sunway Medical Centre Penang.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Sunway Medical Centre Penang
- Alamat
- 3106, Lebuh Tenggiri 2 Seberang Jaya, 13700 Perai, Pulau Pinang, Malaysia, Penang
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Selasa | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Rabu | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Kamis | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Jumat | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Sabtu | 08:30 - 12:30 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2008, Aimst University, Bachelor Of Medicine & Bachelor Of Surgery Mbbs (Malaysia)
- 2017, Universiti Sains Malaysia, Master Of Medicine (Radiology) (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Sim See Khim?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Sim See Khim. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Sim See Khim?
Sunway Medical Centre Penang: Senin s.d. Jumat jam 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30, Sabtu jam 08:30 - 12:30.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Sim See Khim?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Sim See Khim bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.


