
Dr. Shamita Sharma
Dokter Spesialis Internis
Sub-spesialis: Endokrin
Dr. Shamita Sharma adalah dokter internis dengan sub spesialis endokrin yang praktek di Subang Jaya Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia & Inggris.
- Praktek di
- Subang Jaya Medical Centre
- Alamat
- SS 12/1A, Subang Jaya, Selangor, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Insulin Pump Management
- Continuous Glucose Monitoring System (CGMS)
- All Endocrine- Related Dynamic Testing
Pendidikan
- 1998, University Of Malaya, MBBS (Malaysia)
- 2003, Royal College Of Physicians, MRCP (Inggris)
- 2009, Ministry Of Health, Fellowship In Endocrinology (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Shamita Sharma?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Shamita Sharma. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Shamita Sharma?
Subang Jaya Medical Centre: Selasa jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00, Rabu s.d. Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Shamita Sharma?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Shamita Sharma bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






