
Dr. Saiful Razman Bin Mohd Noor
Dokter Spesialis Bedah Saraf
Dr. Saiful Razman Bin Mohd Noor adalah dokter bedah saraf yang praktek di Gleneagles Kuala Lumpur dan Thomson Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Gleneagles Kuala Lumpur
- Alamat
- 282 & 286 Jalan Ampang, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Selasa | 09:00 - 13:00 |
| Jumat | 15:00 - 17:00 |
| Senin | 10:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
|---|---|
| Selasa | 10:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 10:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 10:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Sabtu | 10:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2001, Universiti Malaya, MBBS (Malaysia)
- 2010, universiti sains malaysia, ms neurosurgery (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Saiful Razman Bin Mohd Noor?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Saiful Razman Bin Mohd Noor. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Saiful Razman Bin Mohd Noor?
Gleneagles Kuala Lumpur: Selasa jam 09:00 - 13:00, Jumat jam 15:00 - 17:00; Thomson Hospital: Senin s.d. Kamis jam 10:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Sabtu jam 10:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Saiful Razman Bin Mohd Noor?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Saiful Razman Bin Mohd Noor bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






