
Dr. Rasidah Binti Senian
Dokter Spesialis Internis
Sub-spesialis: Infectious Diseases
Dr. Rasidah Binti Senian adalah dokter internis dengan sub spesialis infectious diseases yang praktek di Sunway Medical Centre Velocity.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia & Inggris.
- Praktek di
- Sunway Medical Centre Velocity
- Alamat
- Pusat Perubatan Sunway Velocity, Lingkaran SV, Sunway Velocity, 55100 Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
Catatan
- Untuk appointment dengan Dr. Rasidah Binti Senian di RS Sunway Medical Centre Velocity, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- HIV Medicine
- Tropical Diseases
- Management of Difficult-to-Treat Infections, including Surgical Site Infections, Orthopaedic Infections, and Intensive Care Unit Related Infections
Pendidikan
- 2006, University Of Malaya, Mbbs (Malaysia)
- 2014, Royal College Of Physicians, Mrcp (Inggris)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Rasidah Binti Senian?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Rasidah Binti Senian. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Rasidah Binti Senian?
Sunway Medical Centre Velocity (dengan perjanjian).
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Rasidah Binti Senian?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Rasidah Binti Senian bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






