
Dr. Peter Ng Eng Pin
Dokter Spesialis Urologi
Dr. Peter Ng Eng Pin adalah dokter urologi yang praktek di Subang Jaya Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Australia & Inggris.
- Praktek di
- Subang Jaya Medical Centre
- Alamat
- SS 12/1A, Subang Jaya, Selangor, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 |
| Kamis | 14:00 - 18:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Cancer treatment
- Thulium laser prostatectomy
- Retrograde Intra-renal renoscopic surgery (RIRS)
Pendidikan
- 1984, University Of New South Wales, MBBS (Australia)
- 1991, Royal Australian College Of Surgeons, FRACS (Australia)
- 1988, Royal College Of Surgeon Of Edinburgh, FRCS (Inggris)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Peter Ng Eng Pin?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Peter Ng Eng Pin. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Peter Ng Eng Pin?
Subang Jaya Medical Centre: Senin, Rabu, Sabtu jam 09:00 - 13:00, Selasa, Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00, Kamis jam 14:00 - 18:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Peter Ng Eng Pin?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Peter Ng Eng Pin bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






