
Dr. Parthiban Navoo
Dokter Spesialis Bedah Saraf
Dr. Parthiban Navoo adalah dokter bedah saraf yang praktek di Mahkota Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia, Inggris, dan Amerika.
- Praktek di
- Mahkota Medical Centre
- Alamat
- 3, Jalan Merdeka, Melaka
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 12:30 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 12:30 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 12:30 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 12:30 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 12:30 & 14:00 - 17:00 |
| Sabtu | 00:00 - 00:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Brain and peripheral nerve tumours
- Peripheral nerve
- Movement disorders
- Brain and spinal cord injuries
Pendidikan
- 1994, Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery, MBBS(UM), (Malaysia)
- 1998, Fellowship of the Royal Colleges of Surgeons, FRCS(IRE), (United Kingdom)
- 1998, Fellowship of the Royal Colleges of Surgeons General Surgery, FRCS(EDIN), (United Kingdom)
- Fellowship of the Royal Colleges of Surgeons Neurosurgery, FRCS(IRE), (United Kingdom)
- Fellow of the International College Of Surgeon, FICS(USA), (USA)
- Fellowship in Spine Surgery (Newcastle), (United Kingdom)
- British Neurosurgery Board Certified
Review pasien
14 review pasien. Geser ke samping untuk membaca yang lain.
Di sarankan untuk fisioterapi dan senam dulu selama 3 bulan
Dan di minta kontrol lagi 3 bulan ke depanTidak kontrol tidak masalah kata beliau dok, akan tetapi tetap wa beliau perihal kondisi nya yang membaik atau tidak nya setelah di beri inj jel pada bagian syaraf yang sakit
konsultasi nya berjalan baik dan tdk ada kendala
Hanya suntik obat anti nyeri, karena ibu minum pengencer darah jadi tdk bisa tindakan suntik gel
Kalau tidak ada perubahan dianjurkan setelah 3 bulandr parthiban kasih suntikan lagi, di harapkan kerjakan saran dan petunjuk gerakan olah raga
dr parthiban kasih obat sebulan.
kalau masih sakit pengaruh syaraf terjepit.
boleh datang lagi akan disuntikSama dokter dikasi obat sama disuruh terapi
selamat malam dr, mcu nya sudah selesai dan aman semua.
untuk konsul dr.parthiban lancar, hanya di kasih obat dan anjurkan untuk olahraga senam dan tidak perlu kembali. terima kasih drSudah konsultasi
Disarankan adalah minum obat & fisioterapi
Sudah mendapatkan surat rekomen fisioterapi untuk terapi di rs kota batam siniMalam...
Di anjurkan makan obat selama 3 bulan..setelah itu kontrol lg k RS.siang dok
allhamdulillah, kmren sudah MRI
terdapat tumor jinak di saraf mata
tidak di anjurkan untuk operasi
jdi diberi obat selama 6 bulan kedepanDisuruh fisio terapi tetapi di luar bukan di rs mahkota
disuruh pulang dulu dan dikasih obat dulu berhubung pasien dr patiban masih antri untuk operasi, untuk bapak sy sebelum operasi dianjurkan untuk menurunkan berat badan dulu. Mungkin krn operasinya agak rumit.
Di suruh teraphy di medan dan di kasih obat selama 2 bulan
Sudah selesai dok, dokter menyarankan radio sugery.
Di bekali vitamin selama 3 bln
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Parthiban Navoo?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Parthiban Navoo. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Parthiban Navoo?
Mahkota Medical Centre: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 12:30 & 14:00 - 17:00, Sabtu jam 00:00 - 00:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Parthiban Navoo?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Parthiban Navoo bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.





