
Dr. Ong Beng Kiang
Dokter Spesialis Ortopedi (tulang)
Dr. Ong Beng Kiang adalah dokter ortopedi (tulang) yang praktek di Gleneagles Medini Johor.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Gleneagles Medini Johor
- Alamat
- 2, Jalan Medini Utara 4, Johor, Johor Bahru
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Minggu | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Senin | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 08:30 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2011, Universiti Sains Malaysia, MD (Malaysia)
- 2020, Universiti Malaya, Master Of Orthopaedic Surgery (Malaysia)
Review pasien
Selamat pagi dokter, sy baru saja dari dokter Ong, di minta utk mri tapi dapat slotnya hari selasa tgl 30, sedangkan sy flight pulangnyanya tgl 29.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Ong Beng Kiang?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Ong Beng Kiang. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Ong Beng Kiang?
Gleneagles Medini Johor: Minggu, Senin s.d. Kamis jam 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Jumat jam 08:30 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Ong Beng Kiang?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Ong Beng Kiang bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






