
Dr. Ng Teck Siang
Dokter Spesialis THT
Dr. Ng Teck Siang adalah dokter THT yang praktek di KPJ Damansara Specialist Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- KPJ Damansara Specialist Hospital
- Alamat
- 119, Jalan SS 20/10, Damansara Utama, 47400 Petaling Jaya, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 12:00 & 12:15 - 16:30 |
| Selasa | 08:30 - 12:00 & 12:15 - 16:30 |
| Rabu | 08:30 - 12:00 & 12:15 - 16:30 |
| Kamis | 08:30 - 12:00 & 12:15 - 16:30 |
| Jumat | 08:30 - 12:00 & 12:15 - 16:30 |
| Sabtu | 08:30 - 12:15 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2001, Universiti Kebangsaan Malaysia, M.D (Malaysia)
- 2009, University Of Malaya, MS (Malaysia)
- 2014, Ohio State University, Fellowship In Head And Neck, Skull Base Surgery (Malaysia)
- 2015, Kementerian Kesihatan Malaysia, Fellowship In Rhinology (Malaysia)
Review pasien
hanya diberi obat, tidak ada saran kontrol kembali
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Ng Teck Siang?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Ng Teck Siang. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Ng Teck Siang?
KPJ Damansara Specialist Hospital: Senin s.d. Jumat jam 08:30 - 12:00 & 12:15 - 16:30, Sabtu jam 08:30 - 12:15.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Ng Teck Siang?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Ng Teck Siang bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






