
Dr. Nazirin Ariffin
Dokter Spesialis Kulit
Dr. Nazirin Ariffin adalah dokter kulit yang praktek di Pantai Hospital Kuala Lumpur.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Irlandia, Inggris.
- Praktek di
- Pantai Hospital Kuala Lumpur
- Alamat
- 8, Jalan Bukit Pantai, Bangsar, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:00 - 16:00 |
| Selasa | 08:00 - 13:00 |
| Rabu | 14:00-16:00 |
| Kamis | 08:00 - 13:00 |
| Jumat | 08:00 - 16:00 |
| Sabtu | 08:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1997, National University Of Ireland, MB BCH BAO (Irlandia)
- 2003, Royal College Of Physician, London, MRCP (Inggris)
- 2005, Royal College Of Physician And Surgeons Of Glasgow, Diploma In Dermatology (Inggris)
- 2007, ST Johns Institute Of Dermatology, Master Of Science With Merit In Clinical Dermatology (Inggris)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Nazirin Ariffin?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Nazirin Ariffin. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Nazirin Ariffin?
Pantai Hospital Kuala Lumpur: Senin, Jumat jam 08:00 - 16:00, Selasa, Kamis, Sabtu jam 08:00 - 13:00, Rabu jam 14:00-16:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Nazirin Ariffin?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Nazirin Ariffin bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






