
Dr. Muhilan Parameswaran
Dokter Spesialis Urologi
Dr. Muhilan Parameswaran adalah dokter urologi yang praktek di Thomson Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari India, Skotlandia, Malaysia, dan Austria.
- Praktek di
- Thomson Hospital
- Alamat
- Level 11, No. 11, Jalan Teknologi, Taman Sains Selangor 1, PJU 5, Kota Damansara, 47810 Petaling Jaya, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- MBBS (India) , FAGE (Manipal) , MRCS (Edin) , M.S (Malaya) , Board Certified Urologist (M’sia) , FRCS (Urology) (Glaslow) , Fellow Laparascopic Surgery (India) , Fellowship in Urology (Austria)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Muhilan Parameswaran?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Muhilan Parameswaran. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Muhilan Parameswaran?
Thomson Hospital: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Muhilan Parameswaran?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Muhilan Parameswaran bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






