
Mr. Muhammad Azhar bin Abdullah
Dokter Spesialis Ortopedi (tulang)
Mr. Muhammad Azhar bin Abdullah adalah dokter ortopedi (tulang) yang praktek di Gleneagles Penang.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Gleneagles Penang
- Alamat
- 1, Jalan Pangkor, Penang
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Indonesia, Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Sabtu | 08:30 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2007, International Islamic University Malaysia (IIUM), MBBS (Malaysia)
- 2015, Universiti Sains Malaysia, M.MED (ORTHO) (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Mr. Muhammad Azhar bin Abdullah?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Mr. Muhammad Azhar bin Abdullah. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Mr. Muhammad Azhar bin Abdullah?
Gleneagles Penang: Sabtu jam 08:30 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Mr. Muhammad Azhar bin Abdullah?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Mr. Muhammad Azhar bin Abdullah bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.
Dokter Ortopedi (tulang) Lainnya di Penang


Dr. Goh Eng TatSpesialis Tulang (ortopedi)Joint Reconstruction & Trauma SurgeonLoh Guan Lye43 review
Prof. Dato' Dr. Oh Kim SoonSpesialis Ortopedi (tulang)Spine (tulang belakang) & Joint ReconstructionIsland Hospital68 review

