
Dr. Mohd Zaim Bin Mohd Rashid
Dokter Spesialis Tulang (ortopedi)
Dr. Mohd Zaim Bin Mohd Rashid adalah dokter tulang (ortopedi) yang praktek di Gleneagles Medini Johor.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Irlandia & Malaysia.
- Praktek di
- Gleneagles Medini Johor
- Alamat
- 2, Jalan Medini Utara 4, Johor, Johor Bahru
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Selasa | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Rabu | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Kamis | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Jumat | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Sabtu | 08:30 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2010, National University Of Ireland, MBBCH BAO (Irlandia)
- 2019, Universiti Kebangsaan Malaysia, Master Of Surgery (Malaysia)
Review pasien
Untuk Dr Mohd di anjurkan test MRI dulu dan xray baru konsultasi kembali
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Mohd Zaim Bin Mohd Rashid?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Mohd Zaim Bin Mohd Rashid. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Mohd Zaim Bin Mohd Rashid?
Gleneagles Medini Johor: Senin s.d. Jumat jam 08:30 - 13:00 & 14:00 - 16:00, Sabtu jam 08:30 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Mohd Zaim Bin Mohd Rashid?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Mohd Zaim Bin Mohd Rashid bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






