
Assoc. Prof. Dr. Mohd Faizal Ahmad
Dokter Spesialis Kandungan
Sub-spesialis: Consultant Obstetrician, Gynaecologist, Reproductive Medicine & Oncofertility
Assoc. Prof. Dr. Mohd Faizal Ahmad adalah dokter kandungan dengan sub spesialis consultant obstetrician, gynaecologist, reproductive medicine & oncofertility yang praktek di UKM Specialist Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- UKM Specialist Centre
- Alamat
- 7th Floor, Clinical Block, UKM Medical Centre, Jalan Yaacob Latif, 56000 Cheras, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 14:00 - 17:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2008, Universiti Putra Malaysia, Doctor Of Medicine / Doktor Perubatan MD (Malaysia)
- 2017, Universiti Kebangsaan Malaysia, Doctor Of Obstetrics & Gynaecology (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Assoc. Prof. Dr. Mohd Faizal Ahmad?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Assoc. Prof. Dr. Mohd Faizal Ahmad. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Assoc. Prof. Dr. Mohd Faizal Ahmad?
UKM Specialist Centre: Senin, Rabu jam 14:00 - 17:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Assoc. Prof. Dr. Mohd Faizal Ahmad?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Assoc. Prof. Dr. Mohd Faizal Ahmad bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






