
Datuk Dr. Low Tick Seng
Dokter Spesialis Internis
Sub-spesialis: Ginjal (Nefrologi)
Datuk Dr. Low Tick Seng adalah dokter internis dengan sub spesialis ginjal (nefrologi) yang praktek di Pantai Hospital Melaka.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia & Inggris.
- Praktek di
- Pantai Hospital Melaka
- Alamat
- 2418-1, KM 8, Lebuh Ayer Keroh, Melaka
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1993, Universiti Sains Malaysia, MD (Malaysia)
- 2000, Royal College of Physicians of the United Kingdom, MRCP (United Kingdom)
- 2000, Universiti Malaya, M. MED (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Datuk Dr. Low Tick Seng?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Datuk Dr. Low Tick Seng. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Datuk Dr. Low Tick Seng?
Pantai Hospital Melaka: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Datuk Dr. Low Tick Seng?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Datuk Dr. Low Tick Seng bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






