
Dr. Looi Lai Mun
Dokter Spesialis Internis
Sub-spesialis: Paru (Pernapasan)
Dr. Looi Lai Mun adalah dokter internis dengan sub spesialis paru (pernapasan) yang praktek di Mount Elizabeth Novena Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Mount Elizabeth Novena Hospital
- Alamat
- 38 Irrawaddy Road, Singapura
- Biaya konsul
- SGD 200 - 450 (perkiraan)
- Bahasa
- Indonesia, Inggris dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Selasa | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Rabu | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Kamis | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Jumat | 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30 |
| Sabtu | 08:30 - 12:30 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- University of Melbourne ( Australia)
- Royal College of Physicians (Inggris)
Review pasien
It went well. She was very patient and could explain the various symptoms that I faced. She has given me a few medications to try and to come back if things are not improving.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Looi Lai Mun?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Looi Lai Mun. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Looi Lai Mun?
Mount Elizabeth Novena Hospital: Senin s.d. Jumat jam 08:30 - 12:30 & 14:00 - 16:30, Sabtu jam 08:30 - 12:30.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Looi Lai Mun?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 SGD (sekitar 1 - 3 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Looi Lai Mun bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






