
Dr. Lee Chin Meng
Dokter Spesialis Internis
Dr. Lee Chin Meng adalah dokter internis yang praktek di Mahkota Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia, Irlandia, dan Inggris.
- Praktek di
- Mahkota Medical Centre
- Alamat
- 3, Jalan Merdeka, Melaka
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Family Illness and Disease
- Lifestyle Disease
- Adult Disease
Pendidikan
- 1979, Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery, MBBS (Malaysia)
- 1986, Membership of the Royal College of Physicians, MRCP (Ireland)
- 1987, Diploma of Dermatological Science, Dip. In Dermatological Sciences (United Kingdom)
Review pasien
Sudah selesai hari jumat kemarin. Dari Dr lee kasih obat untuk 2 bulan aja
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Lee Chin Meng?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Lee Chin Meng. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Lee Chin Meng?
Mahkota Medical Centre: Senin s.d. Selasa, Kamis s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:30 - 17:00, Rabu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Lee Chin Meng?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Lee Chin Meng bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






