
Dr. Lam Wei Kian
Dokter Spesialis Kandungan
Sub-spesialis: Fertilitas
Dr. Lam Wei Kian adalah dokter kandungan dengan sub spesialis fertilitas yang praktek di Alpha Fertility Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Alpha Fertility Centre
- Alamat
- Encorp Strand Mall, PJ, Selangor, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:00 - 12:30 & 14:00 - 20:00 |
| Selasa | 08:00 - 12:30 & 14:00 - 20:00 |
| Rabu | 08:00 - 12:30 & 14:00 - 20:00 |
| Kamis | 08:00 - 12:30 & 14:00 - 20:00 |
| Jumat | 08:00 - 12:30 & 14:00 - 18:00 |
| Sabtu | 08:00 - 12:30 & 14:00 - 15:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2006, University Of Malaya, MBBS (Malaysia)
- 2016, University Of Malaya, MOG (Malaysia)
- 2016, University Malaya (UM), Master Of Obstetrics & Gynaecology (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Lam Wei Kian?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Lam Wei Kian. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Lam Wei Kian?
Alpha Fertility Centre: Senin s.d. Kamis jam 08:00 - 12:30 & 14:00 - 20:00, Jumat jam 08:00 - 12:30 & 14:00 - 18:00, Sabtu jam 08:00 - 12:30 & 14:00 - 15:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Lam Wei Kian?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Lam Wei Kian bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






