
Dr. Kok Chin Leong
Dokter Spesialis Anak
Dr. Kok Chin Leong adalah dokter anak yang praktek di KPJ Puteri Johor.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Inggris.
- Praktek di
- KPJ Puteri Johor
- Alamat
- 33, Jalan Tun Abdul Razak (Susur 5), Larkin Jaya, 80350 Johor Bahru, Johor, Malaysia
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 11:50 & 14:00 - 15:50 |
| Selasa | 08:30 - 11:50 & 14:00 - 15:50 |
| Rabu | 08:30 - 11:50 & 14:00 - 15:50 |
| Kamis | 08:30 - 11:50 & 14:00 - 15:50 |
| Jumat | 08:30 - 11:50 & 14:00 - 15:50 |
| Sabtu | 08:30 - 10:50 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1982, University Of Malaya, MBBS (Malaysia)
- 1990, Universiti Kebangsaan Malaysia, Master Of Medicine (Paediatrics) (Malaysia)
- 1990, Royal College Of Physicians, MRCP (United Kingdom)
Review pasien
Kami sudah selesai konsultasi kmaren. Konsultasi kembali di setelah obat udah mau habis, est di bulan Oktober.
Terima kasih.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Kok Chin Leong?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Kok Chin Leong. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Kok Chin Leong?
KPJ Puteri Johor: Senin s.d. Jumat jam 08:30 - 11:50 & 14:00 - 15:50, Sabtu jam 08:30 - 10:50.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Kok Chin Leong?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Kok Chin Leong bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






