
Dr. Kirshanti Purushothman
Dokter Spesialis Kandungan
Dr. Kirshanti Purushothman adalah dokter kandungan yang praktek di Prince Court Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia & Inggris.
- Praktek di
- Prince Court Medical Centre
- Alamat
- Jalan Kia Peng, Kuala Lumpur, Malaysia 50450
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Minimally invasive surgery
- Prenatal and postnatal care
Pendidikan
- 2008, Aimst University, MBBS (Malaysia)
- 2019, Royal College Of Obstetrics And Gynaecology, MRCOG (Inggris)
Review pasien
Saat ini sdg terapi hormon. Kontrol 6 bln lagi
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Kirshanti Purushothman?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Kirshanti Purushothman. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Kirshanti Purushothman?
Prince Court Medical Centre: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Kirshanti Purushothman?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Kirshanti Purushothman bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






