
Dr. Ida Lilywaty Md Latar
Dokter Spesialis Kandungan
Sub-spesialis: Uroginekologi
Dr. Ida Lilywaty Md Latar adalah dokter kandungan dengan sub spesialis uroginekologi yang praktek di Gleneagles Kuala Lumpur.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Gleneagles Kuala Lumpur
- Alamat
- 282 & 286 Jalan Ampang, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 17:00 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 17:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 17:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 17:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 17:00 |
| Sabtu | 09:00 - 17:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2004, University Of Malaya Kuala Lumpur, MBBS (Malaysia)
- 2011, University Of Malaya, MOBGYN (Malaysia)
Review pasien
Pendapat saya dokter liliwaty menerangkan dengan detail berdasarkan USG nya ,
Jika ada keluhan pendarahan lebih banyak lagi bisa kontrol lagi bulan Agustus
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Ida Lilywaty Md Latar?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Ida Lilywaty Md Latar. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Ida Lilywaty Md Latar?
Gleneagles Kuala Lumpur: Senin s.d. Kamis jam 09:00 - 17:00 & 14:00 - 17:00, Jumat s.d. Sabtu jam 09:00 - 17:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Ida Lilywaty Md Latar?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Ida Lilywaty Md Latar bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






