
Dr. Hayani Binti Abdul Wahid
Dokter Spesialis Onkologi
Dr. Hayani Binti Abdul Wahid adalah dokter onkologi yang praktek di Mahkota Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Australia.
- Praktek di
- Mahkota Medical Centre
- Alamat
- 3, Jalan Merdeka, Melaka
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Indonesia, Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 17:30 |
| Selasa | 08:30 - 17:30 |
| Rabu | 08:30 - 17:30 |
| Kamis | 08:30 - 17:30 |
| Jumat | 08:30 - 17:30 |
| Sabtu | 08:30 - 12:30 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2000, University Of Western Australia, MBBS (Australia)
- 2010, University Of Malaya, Master In Clinical Oncology (Malaysia)
Review pasien
2 review pasien. Geser ke samping untuk membaca yang lain.
kalau untuk ibuk kmren diksih dua pilihan untuk kemo infus tapi keputusan ibuk dia TDK melanjutkan lagi pengobatan nya
Dengan dokter hayani diminta kontrol bulan depan, tgl 1 februari
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Hayani Binti Abdul Wahid?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Hayani Binti Abdul Wahid. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Hayani Binti Abdul Wahid?
Mahkota Medical Centre: Senin s.d. Jumat jam 08:30 - 17:30, Sabtu jam 08:30 - 12:30.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Hayani Binti Abdul Wahid?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Hayani Binti Abdul Wahid bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.





