
Dr. Goh Eng Hong
Dokter Spesialis Urologi
Dr. Goh Eng Hong adalah dokter urologi yang praktek di Prince Court Medical Centre.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Inggris.
- Praktek di
- Prince Court Medical Centre
- Alamat
- Jalan Kia Peng, Kuala Lumpur, Malaysia 50450
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2001, University of Malaya, MBBS (Malaysia)
- 2009, University of Malaya, M. Surg (Malaysia)
- 2014, Royal College of Physicians and Surgeons of Glasgow, FRCS (Urology) (Inggris)
Review pasien
Ini baru selese prosedur scoop cek dalam
Diberi obat jalan oleh dokter
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Goh Eng Hong?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Goh Eng Hong. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Goh Eng Hong?
Prince Court Medical Centre: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Goh Eng Hong?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Goh Eng Hong bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






