
Dr. Florence Bakon
Dokter Spesialis Anak
Dr. Florence Bakon adalah dokter anak yang praktek di KPJ Kuching Specialist Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- KPJ Kuching Specialist Hospital
- Alamat
- Terletak di Jalan Stutong, Kuching
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 11:45 & 12:00 - 14:15 |
| Selasa | 08:30 - 11:45 & 12:00 - 14:15 |
| Rabu | 08:30 - 11:45 & 12:00 - 15:45 |
| Kamis | 08:30 - 11:45 & 12:00 - 15:45 |
| Jumat | 08:30 - 11:45 & 12:00 - 14:15 |
| Sabtu | 08:30 - 11:45 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2001, Universiti Kebangsaan Malaysia, M.D (Malaysia)
- 2012, Universiti Kebangsaan Malaysia, Master Of Medicine (Paediatrics) (Malaysia)
Review pasien
2 review pasien. Geser ke samping untuk membaca yang lain.
Liat perkembangan kalau dlm 4-6bulan GK sembuh baru deh kontrol
hanya di berikan obat alergi saja
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Florence Bakon?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Florence Bakon. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Florence Bakon?
KPJ Kuching Specialist Hospital: Senin s.d. Selasa, Jumat jam 08:30 - 11:45 & 12:00 - 14:15, Rabu s.d. Kamis jam 08:30 - 11:45 & 12:00 - 15:45, Sabtu jam 08:30 - 11:45.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Florence Bakon?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Florence Bakon bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






