
Dr. Effarezan Abdul Rahman
Dokter Spesialis Internis
Dr. Effarezan Abdul Rahman adalah dokter internis yang praktek di KPJ Damansara Specialist Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Inggris.
- Praktek di
- KPJ Damansara Specialist Hospital
- Alamat
- 119, Jalan SS 20/10, Damansara Utama, 47400 Petaling Jaya, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 11:00 - 11:30 & 14:00 - 14:30 |
| Selasa | 11:00 - 11:30 & 14:00 - 14:30 |
| Rabu | 11:00 - 11:30 & 14:00 - 14:30 |
| Kamis | 11:00 - 11:30 & 14:00 - 14:30 |
| Jumat | 11:00 - 14:00 & 14:00 - 14:30 |
| Sabtu | 11:30 - 11:30 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2004, University Of Wales College Of Medicine, MBBCH (United Kingdom)
- 2007, Royal College Of Physician, MRCP (United Kingdom)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Effarezan Abdul Rahman?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Effarezan Abdul Rahman. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Effarezan Abdul Rahman?
KPJ Damansara Specialist Hospital: Senin s.d. Kamis jam 11:00 - 11:30 & 14:00 - 14:30, Jumat jam 11:00 - 14:00 & 14:00 - 14:30, Sabtu jam 11:30 - 11:30.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Effarezan Abdul Rahman?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Effarezan Abdul Rahman bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






