
Dr. Chee Chee Pin
Dokter Spesialis Bedah Saraf
Dr. Chee Chee Pin adalah dokter bedah saraf yang praktek di Gleneagles Kuala Lumpur dan Beacon Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Inggris.
- Praktek di
- Gleneagles Kuala Lumpur
- Alamat
- 282 & 286 Jalan Ampang, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 16:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
| Senin | 03:00 – 06:00 |
|---|
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1979, Universiti Mayala, MBBS (Malaysia)
- 1991, Universiti Mayala, PHD (Malaysia)
- 1983, Royal College of Physicians and Surgeons Glasgow, FRCS (Inggris)
- 1983, Royal College of Surgeons Edinburgh, FRCS (Inggris)
Review pasien
Sudah tindakan gamma knife.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Chee Chee Pin?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Chee Chee Pin. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Chee Chee Pin?
Gleneagles Kuala Lumpur: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 16:00, Sabtu jam 09:00 - 13:00; Beacon Hospital: Senin jam 03:00 – 06:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Chee Chee Pin?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Chee Chee Pin bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






