
Dr. Catherine Tham Sabapathy
Dokter Spesialis Anak
Dr. Catherine Tham Sabapathy adalah dokter anak yang praktek di KPJ Puteri Johor.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia dan Inggris.
- Praktek di
- KPJ Puteri Johor
- Alamat
- 33, Jalan Tun Abdul Razak (Susur 5), Larkin Jaya, 80350 Johor Bahru, Johor, Malaysia
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 12:00 & 14:00 - 15:00 |
| Selasa | 08:30 - 12:00 & 14:00 - 15:00 |
| Kamis | 08:30 - 12:00 & 14:00 - 15:00 |
| Jumat | 08:30 - 12:00 & 14:00 - 15:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- University Of Malaya, MBBS (Malaysia)
- MRCP (United Kingdom)
Review pasien
2 review pasien. Geser ke samping untuk membaca yang lain.
Sudah di usg. Kondisinya masih aman dr diagnosa dokternya. Antibiotik sja utk 5 hri
Sudah konsultasi, saat ini disuruh coba minum obatnya. Jika belum sembuh nanti datang lagi diperiksa
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Catherine Tham Sabapathy?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Catherine Tham Sabapathy. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Catherine Tham Sabapathy?
KPJ Puteri Johor: Senin s.d. Selasa, Kamis s.d. Jumat jam 08:30 - 12:00 & 14:00 - 15:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Catherine Tham Sabapathy?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Catherine Tham Sabapathy bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






