
Dr. Beh Liang Kueh
Dokter Spesialis Internis
Sub-spesialis: Gastrologi & Hepatologi
Dr. Beh Liang Kueh adalah dokter internis dengan sub spesialis gastrologi & hepatologi yang praktek di Pantai Hospital Penang.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Australia dan Inggris.
- Praktek di
- Pantai Hospital Penang
- Alamat
- 82, Jalan Tengah, Penang
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris, Melayu dan Mandarin
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Selasa | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Kamis | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Jumat | 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00 |
| Sabtu | 08:30 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Diagnostic and Therapeutic Gastroscopy
- Kolonoskopi
- ERCP
Pendidikan
- 1985, Bachelor of Medicine and Bachelor of Surgery, MBBS (Australia)
- 1993, Membership of Royal College of Physicians, MRCP (United Kingdom)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Beh Liang Kueh?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Beh Liang Kueh. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Beh Liang Kueh?
Pantai Hospital Penang: Senin s.d. Jumat jam 08:30 - 13:00 & 14:00 - 17:00, Sabtu jam 08:30 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Beh Liang Kueh?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Beh Liang Kueh bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






