
Dr. Ashok Krishnan
Dokter Spesialis Bedah Anak
Dr. Ashok Krishnan adalah dokter bedah anak yang praktek di Gleneagles Medini Johor.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Russia & Malaysia.
- Praktek di
- Gleneagles Medini Johor
- Alamat
- 2, Jalan Medini Utara 4, Johor, Johor Bahru
- Biaya konsul
- MYR 100 – 300 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 08:30 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
| Selasa | 08:30 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
| Rabu | 08:30 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
| Kamis | 08:30 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
| Jumat | 08:30 - 13:00 & 14:30 - 17:00 |
| Sabtu | 08:30 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 2005, Sechenov First Moscow State Medical University, DoctorR Of Medicine In General Medicine MD, I.M. Sechenov (Russia)
- 2014, Universiti Malaya, Master Of Paediatric Surgery (Malaysia)
Review pasien
Sudah di operasi laparaskopi appendictomy dengan Dr. Ashok Krishnan. Rawat inap 2 hari .
Dokter bilang tidak perlu kontrol
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Ashok Krishnan?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Ashok Krishnan. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Ashok Krishnan?
Gleneagles Medini Johor: Senin s.d. Jumat jam 08:30 - 13:00 & 14:30 - 17:00, Sabtu jam 08:30 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Ashok Krishnan?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Ashok Krishnan bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.


