
Dr. Ashari Yunus
Dokter Spesialis Internis
Sub-spesialis: Paru (Pernapasan)
Dr. Ashari Yunus adalah dokter internis dengan sub spesialis paru (pernapasan) yang praktek di Institut Jantung Negara (IJN).
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia.
- Praktek di
- Institut Jantung Negara (IJN)
- Alamat
- 145 Jalan Tun Razak, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Selasa | 14:00 - 16:30 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Tindakan medis
- Bronchoscopy
- Sleep Study
- Pleuroscopy
- Non-Invasive Ventilation
- General Respiratory - Bronchial Asthma, Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD)
- Interstitial Lung Disease (ILD)
- Pulmonary Fibrosis
- Pulmonary Hypertension
- Sleep Disorders
- Lung Cancer
Pendidikan
- 1987, University Kebangsaan Malaysia, M.D (Malaysia)
- 1999, Universiti Sains Malaysia, Master Of Medicine (Internal Medicine) (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Ashari Yunus?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Ashari Yunus. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Ashari Yunus?
Institut Jantung Negara (IJN): Selasa jam 14:00 - 16:30.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Ashari Yunus?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Ashari Yunus bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






