
Dr. Adrian Goh
Dokter Spesialis Anak
Dr. Adrian Goh adalah dokter anak yang praktek di Gleneagles Kuala Lumpur.
Beliau merupakan lulusan dokter dari Malaysia, Inggris & Australia.
- Praktek di
- Gleneagles Kuala Lumpur
- Alamat
- 282 & 286 Jalan Ampang, KL, Kuala Lumpur
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 09:00-12:30 & 14:00 - 16:00 |
| Selasa | 09:00-12:30 & 14:00 - 16:00 |
| Rabu | 09:00-12:30 & 14:00 - 16:00 |
| Kamis | 09:00-12:30 |
| Jumat | 09:00-12:30 & 14:00 - 16:00 |
| Sabtu | 09:00-12:30 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1991, University Of Malaya, MBBS (Malaysia)
- 1996, Royal College Of Physicians, MRCP (Inggris)
- 1997, University Of Malaya, M.PAEDS (Malaysia)
- 1999, Bill Marshall Fellowship, Institute Of Child Health, Clinical Fellowship Paediatric Intensive Care (Inggris)
- 2003, Fellowship In Intensive Care, Ficm (Australia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. Adrian Goh?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. Adrian Goh. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. Adrian Goh?
Gleneagles Kuala Lumpur: Senin s.d. Rabu, Jumat jam 09:00-12:30 & 14:00 - 16:00, Kamis, Sabtu jam 09:00-12:30.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. Adrian Goh?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. Adrian Goh bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.






