
Dr. A. Ananda Dorai
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Dr. A. Ananda Dorai adalah dokter bedah plastik yang praktek di Prince Court Medical Centre dan Thomson Hospital.
Beliau merupakan lulusan dokter dari India & Malaysia.
- Praktek di
- Prince Court Medical Centre
- Alamat
- Jalan Kia Peng, Kuala Lumpur, Malaysia 50450
- Biaya konsul
- MYR 250 – 500 (perkiraan)
- Bahasa
- Inggris dan Melayu
Jadwal praktek
| Hari | Jam praktek |
|---|---|
| Senin | 14:00 - 17:00 |
| Rabu | 14:00 - 17:00 |
| Senin | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
|---|---|
| Selasa | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Rabu | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Kamis | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Jumat | 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00 |
| Sabtu | 09:00 - 13:00 |
Catatan
- Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
- Untuk tanggal terdekat untuk buat janji, harap konfirmasi ke kami di sini.
- Dokter tidak praktek pada saat hari libur (tanggal merah).
Pendidikan
- 1995, The Tamil Nadu, Dr. M.G.R. Medical University, MBBS (India)
- 2005, Universiti Sains Malaysia, Master Of Surgery (Malaysia)
Review pasien
Belum ada review untuk dokter ini.
FAQ
Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Dr. A. Ananda Dorai?
Ya, pasien dari Indonesia bisa berobat ke Dr. A. Ananda Dorai. Untuk cek tanggal praktek terdekat dan membuat janji, hubungi tim MediSata.
Kapan jadwal praktek Dr. A. Ananda Dorai?
Prince Court Medical Centre: Senin, Rabu jam 14:00 - 17:00; Thomson Hospital: Senin s.d. Jumat jam 09:00 - 13:00 & 14:00 - 18:00, Sabtu jam 09:00 - 13:00.
Penting: Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti.
Kapan tanggal terdekat untuk buat janji?
Harap konfirmasi ke kami di sini.
Berapa biaya konsultasi Dr. A. Ananda Dorai?
Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit (sekitar 350 - 1 juta Rupiah), tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini.
Apakah Dr. A. Ananda Dorai bisa bahasa Indonesia?
Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia (setidaknya bahasa Melayu) karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia.


