Blog / Dokter Malaysia

Makanan Yang Disarankan Untuk Penderita Penyakit Jantung

Oleh Dr. Paul Ling Kah HingDitulis

Makanan Yang Disarankan Untuk Penderita Penyakit Jantung

Ringkasan

Makanan apa saja yang dianjurkan untuk penderita penyakit jantung? Temukan jawabannya disini.

Tonton video: Makanan Yang Disarankan Untuk Penderita Penyakit Jantung

Mau berobat dgn Dr. Paul Ling Kah Hing, di Regency Specialist Hospital, Johor Bahru? Isi form ini.

Makanan yang disarankan untuk penderita penyakit jantung adalah makanan-makanan sehat yang berasal dari alam. Mengapa? Makanan tersebut mempunyai peran penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Oleh sebab itu, penderita penyakit jantung tidak boleh mengkonsumsi makanan sembarangan. Mereka diharuskan lebih selektif dan juga membatasi pengkonsumsian sejumlah makanan yang mengandung banyak kalori, garam, dan lemak jenuh.

Alasannya adalah makanan tersebut dapat meningkatkan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida yang mana semua ini adalah faktor-faktor terjadinya penyakit jantung.

Menurut Dr. Paul Ling Kah Hing, dokter jantung di Regency Specialist Hospital, makanan-makanan alam, seperti sayuran hijau, buah, ikan, kacang, dan minyak zaitun, yang sangat baik untuk penderita jantung karena dapat mendatangkan sejumlah manfaat.

Sayuran hijau

Selain kaya akan mineral, vitamin, dan antioksidan yang dapat membantu kinerja jantung agar terus dalam kondisi normal, sayuran hijau juga mengandung nitrat makanan yang tinggi. Nitrat makanan mampu menurunkan tekanan darah, mendukung sel-sel yang melapisi pembuluh darah, dan meredakan kekakuan arteri.

Beberapa contoh sayuran hijau yang direkomendasikan adalah bayam, sawi hijau, kangkung, brokoli, pok choy, dan asparagus.

Buah-buahan

Ada banyak sekali jenis buah yang sangat baik untuk penderita heart disease. Beberapa di antaranya adalah:

  • Buah berry. Stroberi, blackberry, blueberry, dan raspberry adalah jenis-jenis berry yang sehat untuk jantung. Buah yang mengandung antioksidan tinggi ini berguna untuk melindungi diri dari stres oksidatif dan peradangan yang berperan erat dalam perkembangan penyakit jantung.
  • Alpukat. Buah ini mengandung senyawa-senyawa lipofilik yang dapat larut dalam lemak dan menurunkan kadar kolesterol, seperti polifenol, karotenoid, phytosterol, dan squalene. Selain itu, dia juga mengandung acetogenin yang berguna untuk menghambat penggumpalan keping darah sehingga mencegah terjadinya penggumpalan darah di dalam pembuluh darah jantung.
  • Delima. Delima mengandung senyawa bioaktif punicalagin yang merupakan antioksidan untuk melindungi diri dari stres oksidatif. Stres oksidatif sendiri dapat memicu peradangan pembuluh darah di sekitar jantung.

Ikan

Jenis ikan salmon dan tuna sangat baik dikonsumsi oleh penderita penyakit jantung karena kaya asam lemak omega 3. Ini adalah lemak tak jenuh yang dapat mengurangi peradangan, termasuk pada pembuluh darah arteri.

Di samping itu, manfaat omega 3 pada ikan adalah untuk menormalkan kembali detak jantung yang tidak teratur dan mengurangi tekanan darah, trigliserida, dan pembekuan darah. Bahkan jika ikan yang kaya omega 3 dikonsumsi sebanyak 150 gram dalam seminggu, dapat menurunkan resiko jantung berhenti mendadak.

Kacang

Kacang kedelai, edamame, dan kacang tanah adalah jenis kacang-kacangan yang kaya protein nabati. Di samping itu, kacang mengandung isoflavon yang adalah antioksidan untuk menurunkan resiko penyakit kardiovaskular khususnya pada wanita pasca menopause.

Minyak zaitun

Minyak zaitun mengandung polifenol yang berfungsi untuk menurunkan resiko penyakit jantung dengan cara mengurangi pembekuan darah, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, dan melindungi lapisan pembuluh darah arteri.

Meskipun minyak zaitun baik untuk jantung, penting kiranya untuk tidak berlebihan menggunakannya, maksimal 2 sendok makan atau 28 gram per hari. Hal ini dikarenakan minyak zaitun juga mengandung kalori. Jika dikonsumsi berlebih, dia akan menyumbang kalori tambahan yang dapat memicu penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya, seperti stroke, kanker payudara, dan penyumbatan kantong empedu.

Untuk mendapatkan diagnosis, pasien disarankan berkonsultasi dengan dokter.
Bila berencana untuk berobat ke Malaysia, silakan isi form di sini.

Artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter. Baca disclaimer kami.

Rumah sakit dan dokter terkait

Artikel lainnya

Butuh rekomendasi rumah sakit, cek jadwal, atau minta perkiraan biaya?

Kirim pertanyaan Anda lewat WhatsApp. Tim dokter umum MediSata akan membalas dan membantu menyiapkan rencana berobat, tanpa biaya.

Chat WhatsApp

Agar kami bisa langsung membantu, sertakan:

  • Keluhan atau diagnosis pasien
  • Usia pasien
  • Hasil lab, scan, atau surat rujukan (jika ada), cukup difoto
  • Perkiraan tanggal berangkat
  • Kota asal di Indonesia
Chat WhatsApp Kirim pertanyaan